Edit Foto Online Ala Pixlr

“Lu ga pernah nyantumin inisial ya di foto-foto lu?” tanya adik saya ketika saya sedang mengunggah foto-foto untuk Polar Norway Exhibition.

Saya hanya menjawabnya dengan gelengan kepala.

“Kemaren aje ngamuk-ngamuk tulisannya ada yang ngejiplak. Sekarang malah santai-santai fotonya ga dikasih inisial. Heh, foto itu lebih gampang dicolong dan pergunakan seenaknya sama orang lain. Susah ngelacaknya dibandingkan tulisan. Mending kasih inisial deh.”

“Males. Kaga ada photoshop atau corel, masa pake paint. Rempong~” kata saya tanpa mengalihkan pandangan dari layar komputer.

Adik saya menghela nafas. “Kan bisa ngedit online.”

Saya memalingkan muka. “Seriusan?”

“Iye, gratis pula. Cari aja di google.”

Karena tertarik dengan pernyataan tersebut, saya pun mulai mencari situs-situs yang menawarkan jasa mengedit gambar secara online dan gratis. Ternyata ada banyak pilihan. Setelah mencobanya satu per satu, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan Pixlr.

Mengapa harus Pixlr?

Gratis dan tidak perlu mendaftar untuk menggunakannya. Yang penting ada koneksi internet dan komputer yang akan digunakan telah terpasang plug-in flash terbaru. Flash berguna untuk menampilkan gambar yang akan diedit dalam waktu yang cukup cepat. Yah, kira-kira 2-3 detik, walaupun koneksi internetnya ga terlalu cepat dan gambar yang akan diedit memiliki ukuran yang cukup besar.

Halaman awal Pixlr

Halaman awal Pixlr

Pixlr memiliki tampilan yang sangat mirip dengan photoshop, sehingga lebih mudah untuk digunakan karena lebih familiar dibandingkan dengan situs-situs lain yang menawarkan jasa serupa. Walaupun hampir sebagian besar mirip dengan photoshop tapi ada beberapa fasilitas yang tidak disediakan sama sekali, seperti pen tools. *Ya iyalah, kalau plek-plek mirip, Pixlr bisa digugat dan menjadi Photoshop Killer.* Kekurangan lainnya adalah jenis huruf yang dapat digunakan hanya sebatas yang telah disediakan oleh Pixlr. Selain itu, ukuran maksimal dari huruf tersebut hanya mencapai 127. *mau ngapain juga lah ya gede-gede amat ukuran hurufnya*

Tampilan Pixlr yang sangat mirip dengan Photoshop

Tampilan Pixlr yang sangat mirip dengan Photoshop

Keuntungan lainnya, gambar yang telah diedit dengan Pixlr mempunyai ukuran file yang kecil, walaupun ukuran gambar dan resolusi sebelum diedit cukup besar. Lumayan menghemat tempat di Dropbox, hoho.

Nah, selain bisa menyimpan langsung di komputer, gambar yang telah diedit tersebut dapat disimpan ke facebook, flickr, atau picasa. Bahkan Pixlr menyediakan jasa penyimpanan gratis di imm.io. Tapi penyimpanan di imm.io ada syaratnya, yaitu gambar yang telah disimpan akan dibuang kalau ga dilihat sama sekali selama 30 hari.

Hoho, lumayan banget kan? Jadi tunggu apa lagi untuk mencobanya?

4 comments

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s