Author: rimarahayu

A circus performer who juggling between motherhood and work. A sanguine - choleric, an affection explorer, an expert dreamer, and a constantly making improvement good friend.

Sepeda Lipat

Anak: Bu, sekarang aku solatnya di masjid. Ikut eyang.

Ibu: Duh, pintarnya ya anak Ibu.

Anak: Bu, kalau rajin solat di masjid, bisa masuk surga, kan?

Ibu: Iya, Nak.

Anak: Di surga bisa minta apa saja, Bu?

Ibu: Iya, Nak.

Anak: Kalau gitu, aku mau rajin solat di masjid supaya bisa minta sepeda lipat sama Allah.

Advertisements

Yah, Namanya Juga Hidup

Akhir pekan yang lalu, secara tidak sengaja saya bertemu dengan teman SMP saya ketika senam hamil. Ia cukup kaget ketika saya menegurnya. Sejenak kami bernostalgia dan saling memberikan kabar terbaru mengenai kehidupan kami masing-masing. Yang lucu dari pertemuan tersebut, ia lupa nama saya tapi ingat nama kecengan saya.

Beberapa bulan yang lalu, saya pun secara tidak sengaja berkomunikasi kembali dengan teman SMA saya. Kebetulan teman saya tersebut bekerja sebagai klien dan saya harus mengirimkan dokumen. Melihat namanya yang cukup familiar, saya pun memberanikan diri untuk menanyakan dimana ia bersekolah ketika saya meneleponnya untuk membahas dokumen yang saya kirimkan. Ternyata ia memang satu sekolah dengan saya.

Dua kejadian tersebut, akhirnya membuat saya memutuskan untuk mencari kabar beberapa orang teman yang dulu pernah dekat dengan saya. Beberapa orang teman masih bisa saya hubungi karena nomornya tidak berganti tapi ada juga yang nomornya telah berganti sehingga saya harus menghubungi melalui media sosial. Namun sayangnya, ada pula yang tidak bisa dihubungi dan tidak bisa saya temukan di media sosial.

Walaupun saya telah mengetahui kabar teman-teman tersebut secara langsung, iseng-iseng saya pun mencari tahu jejak digital mereka melalui Google. Sebenarnya yang paling membuat saya penasaran adalah teman-teman yang tidak bisa saya hubungi dan tidak bisa ditemukan di media sosial. Hasil pencarian tersebut membuat saya cukup terhenyak. Misalnya, saya menemukan blog teman saya yang digunakan sebagai terapi untuk mengatasi penyakit bipolar atau putusan cerai di Pengadilan Agama.

Banyak hal yang telah berubah. Hidup seseorang yang dulunya terlihat baik-baik saja, ternyata bisa jungkir balik seperti roller coaster. Jika ditanya bagaimana hidup mereka bisa berubah tentunya tidak akan mudah menjawabnya. Ada cerita panjang dibalik itu semua yang tentunya tidak semua hal menyenangkan untuk diceritakan.

Yah, namanya juga hidup. Mungkin itu yang bisa dijawab ketika ada yang bertanya mengapa hidup seseorang bisa berbeda jauh dengan image yang tertanam di kepala kita. Maka tak heran jika ada yang bertemu dengan kita secara tidak sengaja dan berkata, “Gila lu beda banget ya!”

Entah mengapa, saya malah teringat dengan celotehan suami saya beberapa waktu yang lalu.

“Dulu Ibumu ini anak gaul, Nak. Mana ada jam delapan malam sudah di tempat tidur. Biasanya Bapak bertemu Ibu sedang kongkow-kongkow. Sekarang Ibu sibuk menghadapi kamu yang rewel minta main padahal sudah waktunya tidur.”

Saya pun hanya tertawa mendengar celotehan suami saya. Kalau dipikir-pikir, hidup memang sudah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Prioritas dan kondisi saat ini memaksa saya untuk menyesuaikan diri. Sepertinya hal ini juga yang terjadi dengan teman-teman saya. Semoga saja mereka tetap bahagia, terlepas dari semua hal buruk yang menimpa.

Belajar Bahasa Inggris Dengan Word Coach dari Google

Saya mengetahui fitur ini secara tidak sengaja ketika mencari tahu salah satu kata dalam bahasa Inggris yang terdengar cukup asing. Hasil pencarian yang ditampilkan sangat menarik. Google tidak hanya menampilkan definisi yang dari kata tersebut, tetapi juga contoh penggunaan di dalam kalimat, sinonim, antonim, dan juga asal dari kata tersebut.

Di bagian akhir dari penjelasan kata yang saya cari, Google mengajak saya bermain sambil belajar dengan Word Coach untuk mencari tahu seberapa jauh pemahaman saya mengenai kata yang saya cari tersebut.

Permainan ini sangat menarik, selain menampilkan kata-kata yang berkaitan dengan pencarian kita, ada juga kata-kata lain yang jarang saya dengar dan ditampilkan dalam permainan ini. Setiap tahapan terdiri dari 5 permainan. Ada nilai untuk setiap kata yang berhasil saya tebak. Bahkan jika saya salah menebak, Google akan menampilkan secara rinci mengenai kesalahan tersebut.

Di ronde berikutnya, kata yang salah tersebut akan muncul kembali. Jika saya berhasil menebaknya dengan benar, maka saya akan mendapatkan tambahan nilai.

Sejauh ini, saya sudah beberapa kali mencoba memainkannya ketika mencari tahu kata-kata yang terdengar cukup asing. Beberapa kali muncul juga kata yang sudah familiar, tetapi tetap saja saya salah menebak artinya, haha. Walaupun demikian, permainan ini cukup membuat saya ketagihan dan membuat saya lupa waktu. Lumayan lah ya bisa main games tanpa harus mendownload aplikasinya secara khusus, hehe.