Catatan Ibu

Catatan Ibu #2: Rencana Hidup

Ada yang bilang hidup itu perlu direncanakan dengan baik agar tak kehilangan arah. Tapi merencanakan hidup bukan pekerjaan gampang. Perlu berbagai macam analisis dan dipertimbangkan dengan baik. Sekali salah langkah, siap-siap terjerembab karena pilihan tersebut tidak bisa diulang.

Rencana hidup tidak berarti kita harus melakukan sesuatu. Kadang berdiam diri jauh lebih baik ketika hal tersebut sudah dipikirkan masak-masak.

Ingat, Nak, ketika rencana hidup yang kita miliki berkaitan dengan orang lain, jangan lupa untuk mendiskusikannya. Bagaimana pun juga, setiap keputusan yang kita buat akan berpengaruh terhadap orang tersebut. Akan tidak adil jika kita hanya menyimpan sendiri rencana tersebut.

Peluk dan cium,

Ibu

Advertisements

Catatan Ibu #1: Prelude

Ketika catatan ini dibuat, kamu masih sangat kecil. Kamu belum bisa membaca. Bahkan belum bisa membalikan tubuh sendiri tanpa bantuan Bapak atau Ibu. Kamu mungkin belum bisa mengerti dunia yang kita tinggali tidak sempurna. Tidak hanya berisikan gelak tawa. Ada kalanya kita harus berduka dan mengaku kalah.

Tapi Bapak dan Ibu berdoa dan berharap, semoga ketidaksempurnaan tersebut tidak menghalangimu untuk selalu mensyukuri apa yang kamu miliki. Hanya rasa syukur yang akan membuat dirimu tidak berkecil hati ketika menghadapi kenyataan hidup yang mengecewakan.

Peluk dan cium,

Ibu