Foto-foto

Bermain di Parkiran Mobil Ekspor

Beberapa waktu yang lalu, saya diajak bermain di Area Parkir Kendaraan Ekspor.

image

Pertama kali mendengar Area Parkir Kendaraan Ekspor, saya membayangkan area parkirnya tidak jauh berbeda dengan area parkir di mall atau tempat-tempat umum lainnya. Yang membedakan hanya tingkat keamanan yang lebih ketat.

image

Control Room untuk memantau kegiatan di Area Parkir

Kenyataannya, Area Parkir Kendaraan Ekspor memiliki kebutuhan khusus. Sebagai contoh, area parkir tersebut harus bebas burung karena dikhawatirkan burung dapat membuang kotoran sembarangan dan jika hinggap di mobil dapat menggores cat mobil.

image

Mobil ekspor yang dilapisi plastik tipis untuk menghindari lecet

Untuk menjaga kualitas Area Parkir Kendaraan Ekspor, Direktur Operasi pun sampai turun tangan membersihkan kotoran, termasuk lecet yang ada di mobil. Mobil-mobil tersebut berusaha dijaga dengan sebaik-baiknya karena lecet yang muncul pada satu atau dua mobil bisa berpengaruh terhadap kondisi ekonomi nasional.

image

Misalnya, permintaan ekspor dari Arab Saudi sebanyak 2.500 mobil. Ketika sampai di sana, ternyata ada dua mobil yang lecet. Menyelesaikan permasalahan tersebut tidak semudah membalik telapak tangan, hanya perlu mengganti mobil yang lecet.

image

“Ah, kalau impor mobil dari Indonesia jelek, ada lecetnya. Pesan dari Thailand saja. Barangnya bagus, harganya juga sama.”

image

Kebayang dong kalau pernyataan ini benar-benar dilakukan oleh pengimpor? Akan ada banyak orang yang terkena dampaknya. Maka tak heran, semua orang yang terlibat dalam industri ekspor berusaha sebaik mungkin untuk menjaga barang yang akan dikirimkan berada dalam kondisi baik di negara tujuan.

Angkot Modifikasi

Di Bogor, angkot-angkot yang telah dimodifikasi adalah hal yang umum ditemui. Bahkan ada klub khusus angkot yang dimodifikasi. Tapi di Depok dan Jakarta, hanya sedikit sekali angkot yang dimodifikasi. Pemilik angkot lebih mengutamakan jumlah penumpang yang terangkut ketimbang kepuasan batin memiliki angkot yang dimodifikasi karena angkot yang dimodifikasi akan mengurangi jumlah penumpang. Bagi mereka angkot hanyalah mesin pencetak uang.

Semalam, secara tidak sengaja, saya menaiki angkot yang telah dimodifikasi. Dari luar, tidak ada yang berbeda dengan angkot kebanyakan. Tapi di bagian dalamnya, pemilik angkot melakukan beberapa modifikasi, seperti pemasangan sound system super canggih!

image

image

Selain menyediakan musik ajep-ajep yang membuat saya sulit tidur tenang di angkot, si pemilik angkot mengubah jok angkotnya menjadi lebih nyaman. Rasanya tidak pegal menghadapi macet selama 1,5 jam.

Oh ya, angkot ini juga menambahkan tisu dan pengharum ruangan otomatis. Angkotnya memang lebih harum tapi kalau ada yang ngerokok, baunya campur aduk dan malah membuat saya pusing.

image

Kira-kira berapa ya biaya yang dihabiskan pemilik angkot untuk memodifikasi angkotnya?