Membayangkan Kematian

Kita tidak pernah membayangkan kematian begitu dekat. Seperti pedang yang menggantung di atas kepala dan setiap saat bisa menebas dengan seketika.

Kita disibukkan oleh hiruk pikuk dunia. Lupa dengan kematian. Bekerja banting tulang dan bersenang-senang seperti tiada hari lain. Tapi beribadah seperti akan hidup seribu tahun lagi.

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s