Jodoh Di Tangan Dukun

“Jadi perempuan, jangan suka nyakitin laki-laki. Nanti dinikahin sama batu loh.”

Entah sejak kapan, doktrin di atas melekat di kepala saya. Perempuan diposisikan sebagai pihak yang lemah, tidak memiliki kuasa untuk memilih. Boleh menolak tapi tidak boleh menyakiti. Sebuah logika yang sulit saya terima. Bagaimana mungkin sebuah penolakan tidak berujung pada perasaan yang tersakiti?

Karena hingga saat ini, saya masih melihat fenomena, dimana orang yang tersakiti bermain-main dengan jodoh. Mereka pergi ke dukun, meminta agar si gadis tidak laku dan menjadi perawan tua. Katanya si gadis dinikahkan dengan batu.

Akhirnya saya malah bertanya-tanya, mungkinkah Tuhan Yang Maha Kuasa dapat dikalahkan semudah itu oleh mantra-mantra? Padahal menurut setiap kitab suci, Tuhan sudah menetapkan tulang rusuk dan pemiliknya tidak akan pernah tertukar, dan mereka akan bertemu pada saatnya.

Atau mungkinkah mereka yang percaya seorang perempuan bisa dinikahkan dengan batu adalah orang-orang yang sebenarnya tidak percaya dengan Tuhan yang mereka sembah?

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s