Homo Religiosus

Seperti yang diungkapkan oleh Mircea Eliade dalam The Sacred and The Profane: The Nature of Religion, pada dasarnya manusia adalah Homo Religiosus, punya kecenderungan sifat religius. Sifat religius manusia dapat terlihat secara eksplisit, maupun implisit. Namun yang pasti, ketika manusia terjatuh, ia akan berlari mencari sosok yang lebih superior dari dirinya, sosok yang Maha Melindungi, yaitu Tuhan. Menceritakan segala keluh kesahnya, berharap Tuhan memberikan petunjuk atas perasaan yang tidak menentu. Manusia menemukan kedamaian karena Tuhan tidak pernah menghakimi secara langsung. Tuhan membiarkan manusia untuk belajar dari kesalahannya.

4 comments

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s