Merapal Mantra Atau Sholat?

Ketika SD, saya merasa iri dengan teman-teman saya yang beragama Katolik atau Kristen. Alasannya sederhana, karena mereka tidak perlu menghafal bahasa lain ketika beribadah. Mereka dapat beribadah dengan menggunakan bahasa Indonesia. Berbeda dengan saya yang beragama Islam, saya harus menghafalkan bahasa Arab untuk sholat. Pernah suatu kali saya mempertanyakan, kenapa saya harus sholat dengan bahasa Arab. Ibu saya kebingungan hingga akhirnya menjawab “Karena pahalanya lebih besar kalau menggunakan bahasa Arab.” Sebuah jawaban yang menurut Beliau akan lebih mudah diterima dengan logika seorang anak kecil.

Ketika SMP, guru agama saya menjelaskan alasan filosofis tentang keharusan untuk sholat dalam menggunakan bahasa Arab dan pentingnya memahami bacaan sholat. Ketika itu, saya hanya menganggap perkataan Beliau sebagai salah satu bocoran jawaban ujian.

Tahun demi tahun terlewati, hingga akhirnya saya melupakan pertanyaan saya dan menjalankan sholat sebagai rutinitas harian. Namun beberapa hari yang lalu, saya diingatkan kembali tentang arti sholat melalui teman saya yang beragama Katolik. Teman saya menanyakan tentang arti sholat karena melihat adzan sholat magrib di salah satu stasiun TV swasta. Saya gelagapan dan tidak bisa menjawab pertanyaan teman saya dengan baik.

Rasanya seperti sebuah tamparan keras dari Allah bahwa selama ini saya tidak memahami sholat dengan baik. Saya sempat menyalahkan metode pangajaran yang selama ini saya dapatkan karena saya hanya diajari untuk menghafal, seperti merapal mantra. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, saya juga salah. Saya tidak memiliki keinginan untuk belajar dan mencari tahu arti bacaan dalam setiap gerakan sholat. Saya hanya memaknai sholat sebagai ibadah rutin. Mengucapkan kata-kata dalam bahasa yang tidak saya mengerti, tanpa memahami bahwa sholat adalah media komunikasi dengan Allah dan sebuah pernyataan sikap bahwa saya selalu mengingat Allah dimana pun dan kapan pun. Mungkin, hal ini juga yang menyebabkan sholat yang saya lakukan tidak membawa dampak terhadap perilaku saya. Sesungguhnya sholat yang dihayati dengan baik akan mencegah saya pada perbuatan keji dan mungkar karena Allah selalu mengingatkan dalam setiap bacaan sholat yang saya ucapkan.

Mari belajar memahami arti bacaan sholat🙂

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s