Kejauhan

Rasanya masih terlalu jauh untuk berteriak ketakutan saat membicarakan anak dan cara membesarkannya. Pasangannya aja belom ada, kenapa juga harus teriak-teriak tentang perilaku seorang anak? Karena akan menjadi calon orang tua?

Katanya, apa yang kita lakukan saat ini akan menjadi karma ketika kita punya anak. Apa iya Tuhan sekejam itu, menghukum kita melalui seorang anak? Masa Tuhan tega sih melihat anak kecil menjadi durhaka karena alasan karma. Kesian dong anak kita ga bisa masuk surga.

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s