Dua Arah Vertikal

Untuk hubungan yang sifatnya horizontal, antara sesama manusia, kita berkonsultasi dengan banyak orang. Menanyakan opsi terbaik untuk membina hubungan tersebut.

Hal ini seharusnya dilakukan juga untuk hubungan yang sifatnya vertikal, antara kita dan Tuhan. Sayangnya kita lebih suka mendengarkan satu sumber ajaran agama. Alasannya takut terjerumus pada ajaran sesat dan berubah menjadi penganut agama yang anarkis. Padahal kita perlu mengenal Tuhan dan membina hubungan baik. Jika kita tidak mengenal Tuhan dengan baik, perintah agama hanya menjadi rutinitas. Atau bahkan bisa saja kita menganggap sepele ajaran agama. Maka tak heran, banyak orang yang beragama tapi perilakunya seperti tidak mengenal agama.

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s