Harga Kematian

Katanya, setelah meninggal, kita tidak perlu pusing memikirkan uang. Nyatanya, setelah meninggal pun, uang tetap menjadi primadona.

Tanpa uang, konvoi kendaraan menuju pemakaman tak akan bebas dari macet.

Tanpa uang, tak mungkin menguburkan mayat dalam waktu cepat.

Tanpa uang, tak ada yang mau membacakan doa-doa.

Kematian yang seharusnya menjadi urusan surgawi, berubah wujud menjadi urusan duniawi yang tak lepas dari materi.

6 comments

  1. Saat di ambang kematian pun, manusia masih mikir bagaimana nasib hartanya, nanti anak-anaknya berkelahi tidak berebut warisan, sementara keluarga yang ditinggal pusing dengan biaya pemakaman, dll…

    Like

    1. Mati itu bikin susah, apalagi matinya karena bunuh diri. Pasti banyak uang yang dikeluarkan untuk membayar sebuah kematian, nyari liang lahat di Jakarta itu susahnya minta ampun, musti kasih yang yang banyak ke petugas supaya dapat liang lahatnya cepat.

      Like

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s