Terkapar Karena Terbakar

Salah satu foto di Koran Tempo hari ini (Selasa, 28 Agustus 2012, hal. A4) sangat menyayat hati.

image

Orang Utan yang terkapar karena terbakar

Dalam penjelasan singkat foto tersebut dituliskan:

Seekor Orang Utan jantan (Pongo pygmaneus pgymaneus) menutupi wajahnya saat terkapar di tanah, setelah jatuh dari pohon di Desa Parit Wak Dongkak, Wajok Hilir, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin. Orang Utan ini mengalami luka bakar menyusul upaya warga mengusir satwa langka dari kebun mereka dengan cara membakar pohon yang menjadi pijakan satwa tersebut.

Senarnya bukan tanpa alasan hewan-hewan liar seperti Orang Utan memasuki kebun penduduk. Habitat asli mereka telah terjajah oleh pembukaan hutan. Pemerintah membiarkan masyarakat mengeksploitasi hutan secara berlebihan dan tidak memberikan ruang untuk habitat asli Orang Utan.

Selain kurangnya upaya pemerintah, masyarakat setempat pun bereaksi sangat berlebihan. Tanpa pikir panjang mereka berusaha menyakiti hewan liar agar pergi dari kebunnya dengan api. Upaya gegabah mereka pada akhirnya akan menimbulkan bumerang. Penggunaan api untuk mengusir hewan liar sangat berpotensi untuk menimbulkan kebakaran hutan. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa di kemudian hari, hewan-hewan tersebut menjadi lebih liar dan menyakiti manusia. Jangan berdalih bahwa masyakat tersebut memiliki pendidikan yang rendah, karena manusia dikaruniai hati nurani dan akal yang sehat. Tanpa pendidikan pun seharusnya manusia dapat merasakan empati terhadap makhluk lain.

6 comments

  1. terlalu emang, mosok ngusirnya pake dibakar
    mana nih duta orang utan? kok diem aja? #eh lagi di penjara ya? ups ..
    tadi nonton juga di metro
    kaget saya
    itu kan gak pantes ditayangkan
    ntar anak2 apa gak niru tuh😦
    ah negara ini entah bakal jadi apa bentar lagi

    Like

    1. Aih, metro kok jadi kaya berita-berita siang yang penuh kekerasan sih😦

      Herannya, Pemerintah kok ga tergerak untuk melindungi. Padahal kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi😦

      Like

  2. BIADAB banget kelakuan org2 ini..
    hy masalah sepele mampu membunuh satu hewan langka yg tidak berdaya..
    manusia py otak dan pastiny bisa memikirkan cara terbaik utk mengusir org utan ini tanpa harus menyakitinya..

    Like

  3. para pengusaha kelapa sawit ataupun yang merambah hutan hanya untuk keuntungan ekonomi semata yang harus bertanggung jawab atas semua itu. Karena hutan habitat mereka hidup di babat habis di ganti dengan kelapa sawit yang hasilnya di ekspor. Kemana hati nurani jika semua di nilai dengan uang yang di cetak di pabrik. Tapi nyawa yang di cetak/dicipatakan oleh tuhan tak di hargai.
    Rasa marah namun entah kemana harus melampiaskan kemarahan ini menjadikanku menjadi merasa tak berguna karena tak bisa berbuat apa2. Adakah hal dapat saya bantu… Saya sudah muak dengan pemerintah dan politikus yang bertopeng dan pura2 baik. Semoga tuhan menghukum mereka semua. Amiin

    Like

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s