Delman Istimewa

Sudah hampir seminggu, saya kepingin banget naik delman keliling kota. Bukan sekedar naik delman dan berkeliling ala turis, tapi menggunakan delman sebagai moda transportasi. Sayangnya, pilihan untuk menggunakan delman sebagai moda transportasi hanya bisa dilakukan di kota kecil, seperti Garut, Cirebon, dan Pekalongan.

Kemarin, secara tidak sengaja, saya pergi ke sebuah kota kecil yang memiliki delman sebagai moda transportasi. Awalnya saya tidak berniat untuk menggunakan delman, eh tuan rumah mengajak saya menggunakan delman. Terus saya malah ketagihan naik delman. Padahal ongkosnya mahal dan waktu tempuhnya menjadi lebih lama. *ngedeprok*

image

Nah, yang seru dari naik delman di kota kecil itu, delmannya ngetem kaya angkot!

image

Gegara naik delman selama dua hari, saya kepingin pindah ke kota kecil. Haha, agak sedikit gila sih kalau dipikir-pikir lagi. Yang tinggal di kota kecil saja pingin ke kota besar untuk mendapatkan semua fasilitas kota besar, lah saya malah pingin pindah karena ingin menikmati suasana tradisional.

13 comments

  1. Kuda delman itu paling canggih.
    Tak perlu diarahkan kayaknya sudah hapal jalannya hahaha…. kayak delman di depan monas. Si masnya duduk enak maen hape di belakang, dia jalan lurus…. mantap…

    Like

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s