Percaya

“Nanti username sama passwordnya gue sms ya.”

Teman saya mengerutkan kening, “Kok nyantai banget ngasih password ke orang lain? Ga takut?”

Saya hanya tertawa mendengar pernyataan teman saya. Tertawa karena bingung harus menjawab apa. Setelah itu, ruang diskusi markas power ranger tiba-tiba berubah menjadi ruang keluarga di rumah saya. Pernyataannya menyeret saya untuk menonton kembali salah satu adegan dari episode ketujuh lie to me, the best policy.

Cal Lightman: Okay. How many people in this is world do you trust? How many?
Ria Torres: I don’t know, ten. *Cal stares at her.*
Ria Torres: Six.
Cal Lightman: Right. Well, when you get to my age, it’ll be three.

Nah, gegara ini, saya mulai mempertanyakan berapa banyak orang di dunia ini yang bisa saya percaya. Setelah dihitung-hitung, sepertinya terlalu banyak orang yang mengetahui rahasia-rahasia saya. Saya terlalu mudah bercerita tentang sesuatu dan menganggapnya sebagai sesuatu hal yang biasa, sedangkan hampir sebagian orang menganggap apa yang saya ceritakan adalah hal penting yang seharusnya dijaga.

Eh, ini bukan berarti saya gampang ngumbar-ngumbar rahasia orang lain ya. Ketika orang lain percaya dengan saya, maka saya akan menyimpan ceritanya rapat-rapat.

Lalu kenapa saya bisa dengan entengnya bercerita tentang diri saya? Hmm, karena saya ingin memberikan sedikit kepercayaan saya dan berusaha mendekatkan diri dengan orang tersebut. Yah, walaupun saya bisa bercerita hal-hal yang sifatnya personal, saya masih punya bagian lain dari diri saya yang tidak pernah saya ceritakan. Hal-hal yang saya simpan rapat-rapat dan hanya saya bagi dengan orang tertentu. Keliatannya kaya punya standar ganda ya? Tapi wajar kok ketika setiap seorang punya standar yang beda. Yang jelas, saya ingin punya banyak teman yang bisa saya percaya.

8 comments

  1. kamu pernah berbagi beberapa password denganku mbul, blog ini, G+, dropbox tapi aku dah lupa apa yak dulu :p, sama aku dijamin amanlah, makanya kalo minta tolong sesuatu jangan katakan “kan pernah aku kasih tau” aku lupa +_+

    Like

  2. Kalau kata Anne (Pemcy), yang namanya rahasia itu disebut rahasia kalo cuman kamu dan Tuhan yang tahu. Jadi kalau sudah dikasih tau walaupun ke bff pun, statusnya bukan rahasia.
    (Jadi apa dong? Curcol pribadi? :p)

    Like

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s