Merindu Lelaki Pecinta Malam

Hai, Lelaki Pecinta Malam. Apa kabar? Semoga kamu semakin bulat dan gembul😀

Kata Bintang, kamu ngegodain Sabit. Ih, centil banget sih. Udah gitu, kamu juga mau ngebeliin rambutan pula.😡

Loh, kok malah marah-marah. Maaf ya Lelaki Pecinta Malam. Sepertinya kerinduanku padamu membuatku semakin gila dan gembul. Aku tak kuasa menahan diri untuk mengunyah makanan enak sambil memikirkanmu. Tapi aku semakin kesal karena kamu menawarkan makanan ke bidadari lain. Apa aku ini kurang gembul?

Ah, sudahlah. Sepertinya aku terlalu berlebihan. Tunggu aku beberapa hari lagi ya. Aku akan datang dari khayangan dengan membawa duren. Loh kok? Iya, di khayangan sedang musim duren, hoho. Kan seru tuh kalau kita memadu kasih di pinggir danau dengan memakan duren. Eh, kamu suka duren ga sih? Pasti suka lah ya, kamu kan pemakan segalanya dan ga pilah pilih makanan. Bahkan es krim rasa pete dan jengkol pun kamu embat.

Astaga! Sudah hampir tengah malam! Aku harus kembali ke perguruan. Nanti guruku bisa marah jika aku tak cepat-cepat kembali. Dadah Lelaki Pecinta Malam. Cepat tidur ya, siapa tau di alam mimpi bisa bertemu denganku😀

Peluk erat dan cium mesra

Purnama

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s