Perempuan Perkasa

Dari jendela angkot, saya melihat seorang perempuan menggendong karung yang cukup berat. Sekitar satu jam kemudian, saya melihat perempuan yang sama. Di tengah teriknya matahari, ia berjalan sejauh dua kilometer dengan menyandang beban berat. Tanpa rasa malu, sesekali ia mengambil barang-barang bekas yang dianggapnya masih berguna dan dapat dijual. Hanya demi sesuap nasi, ia menjadi perempuan perkasa.

6 comments

  1. aku selalu kagum tuh sama orang2 seperti ibu tersebut. sementara orang lain mungkin berpikir ribuan kali untuk mengambil sampah yg masih bisa dipakai, dia mau melakukannya.

    Like

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s