Tips dan Trik Juara di PIMNAS

Keren ga sih kalau di daftar riwayat hidup ada tulisan “Juara X PIMNAS Tahun XXXX”? Pasti keren banget lah, karena PIMNAS adalah salah satu ajang paling bergengsi untuk mahasiswa sejagat raya Indonesia. Eh, tapi susah ga sih untuk jadi juara di PIMNAS? Ga susah kok, gampang banget jadi juara di PIMNAS, asal tau tips dan triknya, hoho.

Lolos Tahap Awal Seleksi DIKTI

Salah satu syarat lolos PIMNAS adalah mengirimkan karya tulis. Masalah yang sering dihadapi adalah kesulitan menemukan ide yang orisinal dan unik. Keliatannya agak susah, tapi sebenarnya ide yang orisinal dan unik itu ga harus ide-ide yang rumit. Umumnya pemenang di PIMNAS adalah tim-tim yang menuliskan ide-ide sederhana dengan sudut pandang yang unik, mudah diaplikasikan, dan bermanfaat untuk masyarakat. Nah, untuk menemukan ide-ide tersebut, mulailah melihat sekeliling kita. Pahami setiap akar permasalahan dengan baik dan benar, dengan demikian ide-ide orisinal dan unik untuk menyelesaikan permasalahan tersebut akan lebih mudah untuk ditemukan.

Kalau bisa, jangan dadakan ngerjainnya. Karya tulis ini harus dipersiapkan sebaik mungkin, tujuannya agar konten karya tulis yang dikirimkan lebih matang. Yah, minimal butuh 2-3 bulan untuk mempersiapkannya. Jangan lupa untuk mencari pembimbing yang sesuai dengan ide karya tulis kita. Pokonya jangan dadakan deh nyari pembimbingnya. Kalau pembimbingnya dadakan dan asal-asalan milih, nanti siapa yang akan memeriksa isi karya tulisnya? Oia, pembimbingnya boleh lebih dari satu orang, tapi hanya ada satu orang pembimbing yang tertulis secara resmi di lembar pengesahan.

Persiapan karya tulis ini, tidak hanya mempersiapkan masalah konten, tetapi juga mempersiapkan permasalahan administrasi. Ga asik banget kalau karya tulis kita ga lolos hanya karena kesalahan administrasi. Jangan malas untuk membuka-buka buku panduan penulisan PKM yang dikeluarkan oleh DIKTI. FYI, setiap tahunnya DIKTI mengeluarkan buku panduan penulisan PKM, so keep update! Siapa tau ada sedikit perubahan yang cukup signifikan.

Masalah lain yang ga kalah penting di seleksi administrasi adalah pemberian judul karya tulis. Setiap tahun, DIKTI menerima lebih dari 20 ribu karya tulis, oleh karena itu diperlukan judul yang menarik. Jangan buat judul yang terlalu panjang, diusahakan tidak lebih dari 12 kata dan menggunakan pemilihan kata yang tepat. Kata-kata ini berarti banyak loh, karena akan menggambarkan seperti apa ide karya tulis, produk yang dihasilkan dan manfaatnya bagi masyarakat. Jadi jangan ragu untuk menonjolkan keunikan dan orisinalitas karya tulis ini pada judul tersebut. Tapi jangan sampai judulnya terlalu keren sementara isinya ngejomplang. Harus sesuai dan pas takarannya.

Lolos PIMNAS

Setelah lolos tahap awal seleksi DIKTI, proposal penelitian kita akan didanai. Nah, setelah itu akan ada tahap monitoring dan evaluasi (monev) terhadap kegiatan penelitian yang telah dilakukan. Monev akan dilakukan dalam bentuk presentasi.

Buat presentasi yang menarik dan tidak membosankan. Jangan terlalu banyak kalimat dalam satu slide, maksimal hanya ada enam baris kalimat. Karena dalam presentasi, fokus utamanya bukan slide yang ditampilan tapi penjelasan yang akan kita sampaikan dari slide tersebut. Jadi ga perlu pakai flash atau program yang rumit, pakai power point pun bisa. Ingat, menarik itu tidak perlu rumit.

Setiap tim akan diberikan waktu presentasi yang sangat terbatas, hanya 10-15 menit, maka sampaikan hal-hal yang penting. Buatlah sebuah pembukaan yang menarik karena dua menit pertama akan mempengaruhi juri untuk melihat seluruh presentasi. Penutupnya pun harus menarik, jangan sampai ngejomplang antara pembukaan dan penutupan.

Tonjolkan kelebihan dari penelitian  ini dengan memperlihatkan keseriusan dan minat yang besar terhadap penelitian. Ada beberapa cara yang dapat digunakan, seperti memunculkan dokumentasi kegiatan, laporan keuangan, jaringan kemitraan penelitian, adanya kebermanfaatan terhadap masyarakat, dan keberlangsungan kegiatan setelah PIMNAS selesai. Ketika menjelaskan pun, jangan menggunakan istilah yang rumit karena belum tentu juri yang akan menilai mempunyai latar belakang yang sama dengan peserta. Selain itu, tekankan pula bahwa penelitian ini tidak memerlukan biaya mahal, menggunakan hal-hal yang sederhana dan mudah diaplikasikan.

Juara di PIMNAS

Dapat pengumuman lolos PIMNAS? Eits, jangan senang dulu. Masih ada sekitar 100 tim yang harus dikalahkan.

Show off!! Itu kata kuncinya untuk tahap terakhir. Penilaian tahap terakhir ini tidak jauh berbeda dengan penilaian pada tahap kedua. Keluarkan segenap kemampuan. Tambahkan fakta-fakta dan hal-hal detail yang belum sempat tersampaikan pada tahap monev, seperti perkembangan penelitian. Kalau ada produk yang dihasilkan dari penelitian ini, tunjukkan pada juri bagaimana wujud dari produk tersebut dan cara kerjanya. Juri itu senang dengan sesuatu yang kongkrit.

Setelah presentasi, jangan lupa banyak berdoa. We do the best and God do the rest🙂

7 comments

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s