Kucing Tukang Kopi

Liburan satu tahun yang lalu, saya mengikuti Semester Pendek. Bukan mengulang mata kuliah tapi mengambil mata kuliah baru, ceritanya mah biar cepet lulus mau nambah ilmu. Mata kuliah yang saya ambil cukup menarik tapi tugasnya bejibun. Untungnya hampir sebagian besar tugas dikerjakan secara berkelompok.

Dalam salah satu bab yang kami pelajari, dosen saya membentuk kelompok yang beranggotakan dua orang karena kelas tersebut hanya berisikan 16 orang. Menurut saya, lebih menyenangkan bekerja dengan sedikit orang karena akan lebih sedikit konflik yang terjadi. Tapi ternyata semua ga bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Konflik tetap terjadi.

Tugasnya dikumpulkan hari Senin tapi teman saya baru mengirimkan pekerjaannya pada hari Minggu, jam sepuluh malem pula! Awalnya saya merasa terhibur melihat tugas teman saya. Ga sia-sia dia ngirim telat, ternyata dia mengerjakan tugasnya hingga 16 halaman. Tapi ketika saya cek lebih detail, ternyata ga ada footnote!

Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Teman saya online dan menegur saya untuk memberitahu bahwa ia telah mengirimkan tugas.

Teman saya: Neng, udah gue kirim ya.

Saya: Oke. Nanti yang udah fix gue kirim lagi. Eh, ga ada footnotenya ya?

Teman saya: Sebenernya ada. Mau nunggu lagi? Paling ga tadi gue kirim dulu biar ada gambaran.

Saya: Oh, ya udah gue tungguin. Gue ada sih working papernya Mainwaring. Halaman berapa?

Teman saya: Hah?! Keren bener ampe punya working paper Scott

Saya curiga. Jangan-jangan teman saya ga buat apa-apa, dengan kata lain teman saya ngopi plek-plek dari internet. Lalu saya pun memasukkan salah satu kalimat dari pekerjaannya ke mesin pencari. Ternyata saudara-saudara, temen saya beneran ngopi plek-plek!

Nah, saya tanyain lagi dong, eh dia malah offline. Bikin dongkol dan sakit hati. Saya pun hanya tertawa sendiri. Oh, jadi gini ya perasaan dosen yang mahasiswanya plagiat tugas dari internet. Kuliah dan tugas hanya dimaknai sebagai beban, bukan salah satu cara untuk menambah ilmu pengetahuan.

Kemarin saya mengalami hal yang sama seperti kejadian diatas tapi dengan cerita yang berbeda. Iseng-iseng saya mencari jejak virtual beberapa teman. Macam-macam hasilnya, ada yang menyenangkan, sedih, lucu, bahkan yang menyebalkan. Nah, salah satu hal menyebalkan adalah saya menemukan teman saya menuliskan ulang kata-kata saya di blog pribadi dan twitter. Bukan kata-kata yang saya ucapkan secara langsung tapi tulisan di blog saya!

Lima menit pertama, saya marah-marah dengan adik saya. Adik saya tertawa kecil. “Udah komen aja di blog dia, daripada marah-marah sama gue.”

Alih-alih menuliskan komentar di blog pribadinya, saya mengiriminya sebuah pesan cinta.

Teman saya berdalih, “Kan aku tulis kata sahabat, Ma. Serius aku menghargai kamu banget tapi aku takut nyantumin nama kamu.”

Setelah dilihat-lihat lagi, teman saya memang menyantumkan embel-embel sahabat tapi cuma ada di satu kalimat. Bahkan ada beberapa kalimat yang mengutip kata-kata saya, kemudian mengubahnya tanpa menyebutkan sumber. Ia juga menuliskan ulang salah satu tulisan saya per kalimat di twitter. Aduh, aduh, kok ngerepotin diri sendiri sih. Bukankah lebih efisien dengan memberikan link tulisan saya?

Saya pun kembali marah-marah dengan adik saya.

“Udah ga usah ngomel-ngomel. Ini kan sepele banget. Perasaan lu pernah bilang kalau manusia itu hidup dengan meniru orang lain?”

Saya pun membantah pernyataan tersebut. “Walaupun manusia itu hidup dengan meniru, paling ga manusia punya harga diri untuk menampilkan orisinalitas. Ide boleh sama, tapi cara penyampaiannya pasti berbeda.”

“Yah, sekarang mah cukup pasang sikap ‘cukup tau lah gue dengan kelakuan lu’. Yang penting udah ngomong sama orangnya kalau lu ga suka. Ga mungkin dia ga ngerasa ketampar.” Adik saya terdiam sejenak. “Harusnya lu seneng dong. Berarti lu tuh berguna buat orang lain. Siapa tau pemikiran lu bisa ngebuat dia berubah dan lebih berkembang.”

2 comments

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s