Weekly Photo Challenge: Entrance

Agak-agak stres nyari foto yang bertemakan “Entrance” atau dalam bahasa Indonesia disebut juga sebagai pintu atau jalan masuk. Niatnya sih mau hunting foto tapi karena sedang alergi, terpaksa harus berdiam diri di rumah. Ubek-ubek koleksi foto, ketemu sih beberapa foto yang pas, tapi akhirnya saya memutuskan untuk memasang gambar print screen dari layar komputer saya.

halaman masuk SIAK-NG

halaman masuk SIAK-NG

Etapi, secara harfiah, photo diartikan sebagai gambar yang diambil dengan kamera. Nah, biar ga melenceng-melenceng amat, saya mengambil sebuah foto, hehe.
SIAK-NG atau Sistem Informasi Akademis Next Generation adalah satu sistem yang mengkomputerisasi urusan-urusan perkuliahan yang biasanya dikerjakan secara manual maupun birokrasional. Harus diakui, sistem ini patut diacungi jempol. Mahasiswa dapat mengisi IRS, melihat jadwal kuliah, maupun mengecek status akademis dan pelunasan biaya akademis. Semuanya dapat dilakukan hanya dengan klak-klik di depan monitor, tanpa terhambat jarak dan waktu.

Itu sih teorinya. Lalu, bagaimana dengan praktiknya? Ga usah ditanya deh, penuh drama dan caci maki. Di awal semester, drama yang muncul dari SIAK-NG adalah drama barisan patah hati yang tidak mendapatkan jatah kelas. Hampir sebagian besar, teman-teman yang tidak mendapatkan kelas karena terlambat melakukan registrasi secara online. Bukan disengaja untuk terlambat loh, tapi karena internal server error. Ya iyalah, hampir 30.000 ribu mahasiswa UI (dari D3 sampai S3) mengakses SIAK-NG secara bersamaan. Kalau telat registrasi, bisa berabe lah pokonya, ga dapat kelas yang diinginkan dan bisa telah lulus kuliah, seperti saya. *alibi* *plak* Akibatnya muncul rasa deg-degan karena takut tidak mendapatkan kelas, dan tekanan finansial bagi yang menggunakan jasa warnet namun SIAK-NG tak kunjung bisa digunakan secara normal.

Masalah ini selalu terjadi di setiap semester. Jangan heran jika menemukan caci maki tentang SIAK-NG, yang umumnya diplesetkan menjadi SIAL-NG, SIAK-NGeselin, atau SIAK-NGepet. Ada teman yang lebih kreatif lagi, ia mengganti puisi Chairil Anwar Krawang Bekasi menjadi

Kami cuma mahasiswa-mahasiswa berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nasib mahasiswa-mahasiswa berserakan

Teks asli:
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai-nilai tulang-tulang berserakan

Di pertengahan semester sih adem ayem aja. Drama pun kembali berlanjut di akhir semester, tapi ga separah drama di awal semester. Di akhir semester, mahasiswa mengecek SIAK-NG hanya untuk melihat jadwal UAS, nilai, dan ujian Incomplete (ujian tambahan karena tidak adanya salah satu komponen penilaian, misalnya tidak mengikuti UTS atau UAS).

Drama jadwal UAS dan ujian Incomplete yang umumnya terjadi adalah penggantian waktu secara mendadak atau pengumuman yang tidak manusiawi. Saya pernah ga lulus mata kuliah karena tidak mengikuti ujian Incomplete. Jadwalnya tidak dipublikasikan di SIAK-NG. Saya baru mengetahui jadwal ujian Incomplete pada keesokan harinya dari seorang teman dan dosen yang bersangkutan tidak bisa dihubungi karena berada di luar negeri. Ya sudahlah, saya pun cuma pasrah dan harus rela mengulang mata kuliah tersebut.

Kalau drama nilai kuliah emang agak-agak ajaib, seperti nilai yang tak kunjung dipublikasikan atau komponen penilaian yang tidak transparan. Ga terlalu berkaitan sama sistemnya. Tapi lumayan lah bikin deg-degan, harap-harap cemas dengan nilai yang belum dipublikasikan, apakah mengurangi IPK atau menaikkan IPK.

One comment

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s