Richeese Factory, Resto Fast Food Untuk Penggemar Keju

Pernah mendengar Richeese Factory? Richeese Factory merupakan salah satu produsen makanan ringan serba keju yang terkenal karena harganya yang murah. Setelah sukses dengan produk makanan ringan, Richeese Factory memperluas usahanya dengan membuka Resto Fast Food, dimana semua makanan yang disajikan menggunakan keju.

Akhir pekan yang lalu, saya dan Tadut mencoba Richeese Factory Fast Food yang terletak di Arion Mall, Jakarta. Tempatnya cukup nyaman, walaupun bagian balkon masih dalam tahap renovasi. Nah, karena mengusung tema keju, interior ruangannya pun menyuguhkan warna-warna keju seperti kuning dan jingga.

image

Okeh, balik lagi ke makanannya. Sebenarnya saya dan Tadut agak sedikit bingung ketika akan memesan makanan. Maklum, Tadut ga suka keju. Setelah melalui pertimbangan panjang, akhirnya kami memutuskan untuk memesan Chicken Fire Wings (Paket Combo 5) untuk Tadut dan Rice Bowl (Paket Combo 4) untuk saya.

Chicken Fire WIngs (Paket Combo 5)

Chicken Fire WIngs (Paket Combo 5)

Eh, ternyata Chicken Fire Wings yang dipesan Tadut merupakan menu andalan Richeese Factory Fast Food. Sesuai dengan namanya, Chicken Fire Wings menyajikan ayam goreng berbalut saus BBQ pedas. Tingkat kepedasannya bisa disesuaikan dengan lidah kita, dari level 2 hingga level 5. Karena tidak begitu suka pedas, Tadut memilih level 2. Kirain sih ga terlalu pedas, tapi ternyata sama aja! Pedas banget! Sebenarnya sih, rasa pedas ini bisa dikurangi dengan mencocol Chicken Fire Wings ke saus keju. Tapi saus kejunya aneh, jadi rasanya makin aneh.

Untungnya saya memilih Rice Bowl. Ga kebayang kalau saya pilih Chicken Fire Wings karena pedasnya ini bukan pedas sambal tapi pedas lada, jadi agak menyengat ke hidung. Saya pribadi sih ga terlalu suka dengan sensasi pedas seperti ini, rasanya malah ga keru-keruan.

Rice Bowl Richeese (Paket 4)

Rice Bowl Richeese (Paket 4)

Rice Bowl adalah menu nasi yang diberi saus bolognaise, ayam goreng rasa keju dan taburan keju. Suapan pertama hingga suapan keempat masih enak, tapi suapan selanjutnya malah eneg. Ternyata saya ga suka makan keju terlalu banyak. *ngedeprok di lantai* Kalau mau mengurangi rasa eneg, sebenarnya bisa menambahkan saus sambal. Tapi saya malas mengambil saus sambal karena Rice Bowl saya hampir habis.

Pink Lava dan Mango Tea

Pink Lava dan Mango Tea

Selain menyajikan makanan yang berbeda dengan Resto Fast Food yang lain, Richeese Factory juga menyajikan minuman yang berbeda untuk pilihan menu paket combo. Kita dapat memilih Mango Tea, Strawberry Tea, atau Pink Lava. Kalau Mango Tea atau Strawberry Tea pasti udah pada tau lah ya, teh rasa mangga atau strawberry. Yang agak unik sih Pink Lava. Kesannya gimana gitu. Setelah dicicipi, Pink Lava adalah susu rasa strawberry. Tapi aneh, rasanya hambar dan strawberrynya ga terlalu terasa. Bukannya enak, saya malah tambah eneg.

Secara keseluruhan, Richeese Factory Fast Food memiliki konsep yang menarik dengan menyuguhkan makanan serba keju. Bagi penggemar keju sejati, hal ini tentunya membuat hati senang riang gembira tapi untuk penggemar keju abal-abal semacem saya, Richeese Factory malah membuat saya kapok menyicipi makanan lain di tempat ini. Dari segi harga, Richeese Factory tergolong agak mahal. Porsinya sedikit pula. Yah, mungkin karena serba keju. Keju kan mahal. Dari sisi pelayanan, Richeese Factory juga mengecewakan. Walaupun ramah tapi ga efisien dan lama. Setelah mengantri selama sepuluh menit, saya dan Tadut harus menunggu lagi di depan kasir selama hampir sepuluh menit untuk mendapatkan makanan kami. Keburu kelaperan, bo~

18 thoughts on “Richeese Factory, Resto Fast Food Untuk Penggemar Keju

  1. kemaren baru liat yg begituan di ekalokasari..
    tengkyu atas repiuw-nya..

    gara2 baca ini jadi ga tertarik buat ke sana, hahaha :D

    kejunya tampaknya monoton.. coba ada si mozzarella

    • *woot* Ga jadi nyobain? Anyway, pengalaman itu guru yg berharga, yah siapa tau jadi beda gitu hasilnya, hehe

      Emang di Elos ada juga ya? Baru? Soalnya H-10 lebaran masih belum ada kayanya.

  2. Aku malah tadi ru ja makan level 6 sis aq request sendiri dan itu aja aq minta tambah saus level 5…gila kerasa banget ampe nangis dan keringetan ahhahaha……padahal kalau level 5 biasa aja …tapi aq naikin dan gilaaa…sekarang panas perut aq :D

    • Emang pedes banget, sis. Ga kuku deh makannya. Sekarang ga berminat lagi nyobain kalau bisa makan yang lain, ya yang lain aja dari pada makan di sana.

  3. porsi memang sedikit… level 2 recomended dech.. tapi level 5 gak deh.. saya penggemar pedas.. tapi ini pedasnya pahit dan memang pedas lada… dicocol ke saus keju makin gak karuan rasanya… tapi klo level 2 dicocol keju masih enak… minumnya pink lava menurutku enak… menurutku sih dicoba aja.. selera orang berbeda-beda

  4. Turtle says:

    lusa aku mau reunian rencananya makan di richeese factory, googling dulu nemu article ini hehe makasih reviewnyaaaahhh!

  5. iih pink lava kalo menurut aku bukan rasa strawberry loh, lebih kayak sirup cocopandan yang dkasih susu :D tapi nampol sih minumannya bisa “meredam” efek pedes :D

    • Oh ya? Saya merasanya sih seperti susu strawberry, mungkin rasa cocopandannya jadi tidak terasa karena saya heboh dengan rasa ayamnya yang tidak keruan, hehe

Silakan berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s